Kompetensi Ahli K3 Umum BNSP

Hai sobat kompetensi… Artikel edisi ini, kita masih membahas mengenai Ahli K3 Umum. Sobat kompetensi masih inget kan artikel sebelumnya yaitu pembahasan Ahli K3 Umum Kementerian Ketenagakerjaan, dan untuk artikel edisi ini kita membahas Ahli K3 Umum Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Badan Nasional Sertifikasi Profesi disingkat (BNSP) adalah sebuah lembaga independen yang dibentuk pemerintah untuk melaksanakan ketentuan Pasal 18 ayat (5) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Badan ini bekerja untuk menjamin mutu kompetensi dan pengakuan tenaga kerja pada seluruh sektor bidang profesi di Indonesia melalui proses sertifikasi kompetensi kerja bagi tenaga kerja, baik yang berasal dari lulusan pelatihan kerja maupun dari pengalaman kerja. BNSP adalah lembaga independen yang langsung bertanggung jawab kepada Presiden, memiliki kewenangan sebagai otorisasi sertifikasi personil. Tugas BNSP adalah untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja di Indonesia.

Adapun penjelasan dari Sertifikat Ahli K3 Umum BNSP adalah sebagai berikut :

1. Kelembagaan Sertifikasi

Diberikan oleh BNSP berdasarkan penilaian atas kompetensi oleh suatu badan penilai atau asesor yang ditunjuk khusus.

2. Dasar Hukum

Mengacu kepada Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomor KEP.42/MEN/III/2008 Tahun 2008 tentang penerapan SKKNI sektor ketenagakerjaan bidang K3. Sertifikat Ahli K3 Umum BNSP juga diakui oleh Departemen Tenaga Kerja (Depnaker), karena Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) K3 telah didukung oleh surat resmi dari Direktur Jenderal Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan No. B-710 pada tanggal 31 Desember 2008.

3. Persyaratan

Persyaratan untuk menjadi Ahli K3 BNSP, dibagi berdasarkan tingkatan (3-tingkat), pendidikan dan pengalaman serta persyaratan administrasi, diantaranya :

3.1. Tingkat Muda

  • Sarjana K3 (S1) pengalaman kerja 6 bulan di bidang K3
  • S1-Teknik (non K3) pengalaman kerja 1 tahun di bidang K3
  • S1-Non Teknik + non K3 pengalaman kerja 1 tahun di bidang K3
  • D3 pengalaman kerja 2 tahun dibidang K3

3.2. Tingkat Madya

  • Pendidikan sarjana K3 (S1) pengalaman kerja 2 tahun di bidang K3
  • S1-Teknik (non-K3) pengalaman kerja 5 tahun di bidang K3
  • S1-Non Teknik + non K3 pengalaman kerja 7 tahun di bidang K3
  • D3 pengalaman kerja 8 tahun di bidang K3

3.3. Tingkat Utama

  • Sarjana K3 (S1) pengalaman kerja 5 tahun di bidang K3
  • S1-teknik (non K3) pengalaman kerja 8 tahun di bidang K3
  • S1-Non Teknik + non K3 pengalaman kerja 10 tahun di bidang K3

Untuk persyaratan administrasi Ahli K3 BNSP membutuhkan :

  • Fotokopi ijazah terakhir
  • Fotokopi KTP / Paspor / Kitas
  • Pas foto ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar
  • Surat rekomendasi dari pimpinan / atasan langsung / rekanan kerja ( bila ada )

4. Fungsi dan Posisi

Hanya melekat pada individu, yang merupakan pengakuan atas kompetensi seorang individu.

5. Kompetensi yang dimiliki

Ahli K3 BNSP memiliki 7 ( tujuh ) kompetensi kunci sesuai dengan tingkatannya, yaitu :

  • Mengumpulkan, menganalisis dan meng-organisasi informasi
  • Meng-komunikasikan ide-ide dan informasi
  • Merencanakan dan meng-organisasikan kegiatan
  • Bekerjasama dengan orang lain dan kelompok
  • Menggunakan gagasan secara sistematis dan teknis
  • Memecahkan masalah
  • Menggunakan teknologi
  • Penjelasan secara teknis dan detail dapat dilihat pada Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. Kep 42/Men/III/2008

Perusahaan tidak bisa begitu saja memilih pegawai untuk menjadi Ahli K3 Umum. Pegawai yang dipilih wajib memiliki Sertifikat Ahli K3 Umum dan bersedia menjalankan tugasnya dengan baik. Siapa saja yang bisa mengikuti Pelatihan Sertifikasi Ahli K3 Umum :

  • Pelajar dan mahasiswa dengan pendidikan minimal SMK dan D3.
  • Calon karyawan atau karyawati.
  • Pekerja di setiap level pada suatu perusahaan.
  • Seorang profesional di bidangnya.

6. Dokumen yang diterima

Mendapatkan selembar sertifikat kompetensi yang berisikan telah kompeten dalam unit kompetensi tertentu bidang K3.

7. Masa Pelatihan

Berlangsung selama 4-hari, terdiri atas 3-hari pendidikan dan latihan ( diklat ), dan 1-hari uji kompetensi.

8. Masa Berlaku dan Perpanjangan

Masa Berlaku Ahli K3 Umum BNSP adalah 3-tahun, dimana harus melakukan uji kompetensi kembali. Perbedaan ini diklarenakan oleh fungsi dan posisi dari masing-masing sertifikat itu sendiri.

Penerapan dengan baik akan regulasi keselamatan dan kesehatan kerja bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab semua elemen yang terlibat didalamnya seperti pihak perusahaan atau wirausaha, pekerja, dan masyarakat secara keseluruhan. Ahli K3 Umum di perusahaan diharapkan mampu mengawasi pelaksanaan peraturan perundangan K3 dan dapat memberikan peran optimal dalam organisasi perusahaan guna pengendalian resiko kecelakaan kerja.

Bagaimana tugas seorang Ahli K3 Umum bagi perusahaan ?

  • Ahli K3 Umum yang dapat mengidentifikasi, evaluasi, pengendalian resiko, dalam pelaksanaan K3.
  • Mampu melaksanakan K3 di tempat kerja dan mampu menjelaskan tehnik pencegahan dan penanggulangan kecelakaan kerja.
  • Dapat mengelola dan menjalankan organisasi P2K3 ( Panitia Pembinaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja ).

Jadi sobat kompetensi, sudah paham atau belum untuk membuat dan mendapatkan sertifikat Ahli K3 Umum BNSP ? jika masih bingung, silahkan kontak admin kami SLV Metropolitan Indonesia di (0254) 8481815 / (021) 73490829 / 08118381232 untuk mengetahui lebih detail lagi ya.

Leave a Comment