JASA PEMBUATAN WPS dan KUALIFIKASI WELDER

Posted on December 15, 2019 in PQR, Uncategorized, WPQT, WPS, WQT

WPS (Welding Procedure Spesification)

Standard and code yang digunakan dalam pembuatan WPS :

  • ASME 
  • AWS
  • API

Untuk Pembuatan design dan Pengesahan WPS anda (Ditjen Migas atau Kemnakertrans RI), dapat menghubungi :

SLV METROPOLITAN INDONESIA 
Ruko Metro Cilegon, Blok A1 No.9 – 10 , Cilegon – Banten 42411, Indonesia. 
PHONE +62 254 8481815.

PENAWARAN KLIK =>PENAWARAN

E-mail Address : admin@slv.co.id

Tahapan dalam pembuatan WPS/PQR/WPQT :

Pengesahan WPS/PQR/WPQT

Prosedur perijinan

Badan Usaha mengajukan permohonan pelaksanaan pengujian WPS/PQR dan/atau WPQT yang dibutuhkan kepada Direktur Pengawas Norma K3 Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia ATAU Direktorat Jendral Minyak dan Gas Bumi;

Apabila permohonan dinyatakan lengkap, maka Direktur Pengawas Norma K3 Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia ATAU Direktorat Jendral Minyak dan Gas Bumi mengeluarkan surat penugasan Pengawas/Inspektur perwakilan dari masing – masing sektor tersebut agar melakukan pemeriksaan teknis dan pengujian;

Berdasarkan surat penugasan tersebut, maka Pengawas/Inspektur yang ditunjuk bersama – sama dengan Welding Inspector serta pihak lain yang terlibat dapat melakukan pemeriksaan teknis dan pengujian yang meliputi proses pengelasan benda uji, perekaman data pengujian, pemeriksaan visual, pengujian tak merusak ( NDT ) dan pengujian merusak ( DT ).

Apabila dokumen laporan pengujian dinyatakan lengkap, Direktur Pengawas Norma K3 Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia ATAU Direktorat Jendral Minyak dan Gas Bumi mengesahkan WPS/PQR/WPQT.

Direktur Pengawas Norma K3 Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia ATAU Direktorat Jendral Minyak dan Gas Bumi menyampaikan WPS/PQR/WPQT yang telah di sahkan.

Bila ada hal yang ingin ditanyakan atau didiskusikan maka dapat menghubungi kami di

(0254) 8481 815, HP. 08111788615 (Bpk. Helman) dan e-mail : admin@slv.co.id

 

 

Pengertian WPS (Welding Procedure Specification) Adalah

sebuah dokumen yang berisikan tentang variabel serta parameter pengelasan yang dibuat dengan tujuan untuk digunakan sebagai acuan seorang welder atau operator las dalam melakukan pekerjaan pengelasan (sambungan las) yang sesuai dengan ketentuan yang terdapat pada standard and code (ASME, API, AWS) yang digunakan.

Dalam pembuatan sebuah WPS atau prosedur pengelasan terdapat banyak variabel yang harus diketahui. Dan untuk mendapatkan hasil yang didapat sesuai dengan kriteria atau aceptance criteria yang telah ditentukan oleh Standard and Code. Variabel yang terdapat dalam WPS terbagi dalam tiga bagian yaitu Essential Variable, Supplementary Variable dan Non Essensial Variable. Sebagai referensi dapat dilihat pada Code and Standard ASME Section IX (9) QW-250-265.

Variabel dalam WPS:

Essensial Variable

Pengertian Essensial Variable adalah jenis variabel atau parameter pengelasan yang wajib dilakukan saat pembuatan sebuah WPS, karena jika variabel ini dirubah akan membuat sifat mekaniknya juga berubah oleh karena itu harus dilakukan kualifikasi ulang jika variabel ini dirubah.
Contoh Essensial Variable : P Number, F Number, A Number, Thickness atau ketebalan material, Proses pengelasan, PWHT.

Supplementary Variable

Pengertian Supplementary Variable adalah merupakan variabel yang akan mempengaruhi hasil sambungan las jika dilakukan pengujian impact. Jadi variabel ini akan menjadi essential jika dalam pengujiannya dilakukan uji impact dan menjadi non essential jika tidak dilakukan uji impact.

Contoh Supplement Essensial Variable : Group Number, Filler metal classification.

Non Essensial Variable

Pengertian Non Essensial Variable adalah jenis variabel yang tidak mempengaruhi sifat mekanik dari sambungan lasan. Jadi variabel ini dirubah maka tidak perlu melakukan kualifikasi ulang atau membuat WPS baru.

Contoh Non Essensial Variable : Tipe sambungan las atau bentuk groove, Backing, Lebar gap (root spacing), posisi pengelasan.

Pengertian PQR (Procedure Qualification Record) adalah Dokumen atau rekaman hasil dari proses pelaksanaan kualifikasi prosedur las yang berisikan data data las yang aktual dan hasil pengujian mekanik (Bending dan Tensile, impact jika diperlukan) test coupon sesuai dengan syarat yang ditentukan Standard and code.

WPS Qualified atau dapat diaplikasikan untuk produk jika sudah mempunyai atau sudah ada PQR nya yang lolos sesuai standard, namun jika belum ada PQR maka WPS tersebut tidak boleh diaplikasikan ke produk karena WPS tersebut belum qualified.

DOKUMENTASI

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *